Pantai Desa Lokapaksa

Wilayah pantai Desa Lokapaksa masih sangat alami dengan pasir hitam dan batuan kecil. Masyarakat kerap memancing dari laut pinggir pantai yang tenang.

Vila sepanjang pantai

Beberapa Vila telah dibangun di bibir pantai Desa Lokapaksa. View laut lepas yang tenang merupakan daya tarik tersendiri bagi investor untuk membangun vila di sekitar pantai.

Jalan aspal sepanjang Desa Lokapaksa

Jalan utama Desa Lokapaksa merupakan jalan aspal yang kondisinya masih baik.

Gerbang utama Desa Lokapaksa

Gerbang desa berdiri megah di pinggir jalan raya Kecamatan Seririt.

Tentang web


Webprofil Desa Lokapaksa merupakan salah satu produk hasil dari KKN Undiksha 2012 di Desa Lokapaksa yang berlangsung selama 1 November - 1 Desember 2012
kunjungan ke perkebunan anggur
penerimaan mahasiswa dihadiri oleh kades dan dosen pembimbing
 
Kegiatan bimbingan belajar rutin
pembangunan tempat penampungan sampah
observasi batas desa

Struktur Pemerintahan Desa Lokapaksa


--------------------------------------------------------------------------------------------------





Profil Desa


Peta Desa Lokapaksa

Batas Desa

Batas wilayah administrasi sebagai berikut :

    — Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Jawa
    — Sebelah Timur berbatasan dengan Sungai / Desa Patemon
    — Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Ularan
    — Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Umanyar

Perbatasan Selatan dengan Desa Ularan


Jarak Desa Lokapaksa
dengan pusat kegiatan pemerintahan  :

    Jarak Desa Lokapaksa ke Ibu Kota Kecamatan          :      3 km
    Jarak Desa Lokapaksa ke Ibu Kota Kabupaten          :    25 km
    Jarak Desa Lokapaksa ke Ibu Kota Provinsi               :  103 km


 

Luas Wilayah & Banjar Dinas
  Luas wilayah Desa Lokapaksa                                    :  28,84 km2

 
 Secara administrasi Desa Lokapaksa terdiri  9 (sembilan ) Banjar

1.    Banjar Dinas Carik Agung  

Kelian Banjar Dinasnya  :  Made Sedana

2.    Banjar Dinas Pamesan

Kelian Banjar Dinasnya : Putu Lanus

3.    Banjar Dinas Tengah

Kelian Banjar Dinasnya :  Ketut Selamat

4.    Banjar Dinas Jero Agung 

Kelian Banjar Dinasnya :  I Gusti Kt Candra Ketu

5.    Banjar Dinas Gunungina 

Kelian Banjar Dinasnya :  Made Surata

6.    Banjar Dinas Bukit Sakti 

Kelian Banjar Dinasnya :  I Gusti Bagus Suascita

7.    Banjar Dinas Sorga 

Kelian Banjar Dinasnya :  Gede Mangku

8.    Banjar Dinas Sorga Mekar 

Kelian Banjar Dinasnya :  Nyoman Renteb

9.    Banjar Dinas Kembang Sari 

Kelian Banjar Dinasnya : I Gusti Ketut Tantri


Keadaan Tanah

Keadaan tanah diwilayah Desa Lokapaksa untuk tanah perumahan dan persawahan sebagian besar datar, untuk tanah tegalan sebagaian besar datar dan sebagian besar miring serta bergelombang. Jenis tanahnya sebagai berikut

-  Untuk tanah sawah termasuk tanah coklat dengan struktur lempung berpasir, drainase yang kurang baik

-  Untuk tanah tegalan termasuk tanah coklat muda dengan struktur tanah lempung berpasir, drainase tergantung iklim

Iklim

Desa Lokapaksa curah hujannya rata – rata pertahun 1.550 mm, dengan hari hujan sebanyak 58 hari, sedangkan distribusinya adalah 5 bulan basah 7 bulan kering, dalam keadaan suhu rata – rata per tahun bervariasi antara 27oC, dengan fluktuasi rendah antara siang dan malam


Tata Guna Tanah

Keadaan tanah serta sifat – sifatnya memberikan gambaran keadaan Desa Lokapaksa sangat cocok untuk  daerah pertanian sebagai pendukung perkembangan ekonomi masyarakat Desa Lokapaksa

Tanaman yang bisa dikembangkan pada tanah yang sifat – sifatnya seperti tersebut diatas adalah tanaman pangan, tanaman perkebunan, tanaman keras dan lain – lain.


Anggur sebagai komoditas perkebunan utama di Desa Lokapaksa


Adapun luas wilayah Desa Lokapaksa :  2.884 Ha terdiri dari :

1. Perumahan / Pemukiman              :  210,16 Ha

2. Sawah                                                 :  233,8 Ha

3. Perkebunan                                       :  352,425 Ha

4. Kuburan                                            :  1 Ha

5. Hutan                                                :  375 Ha

6. Tegalan, Tanah Kering                 :  858,991 Ha

Penggunaan lain – lain ( Fasilitas umum, pura, Jalan, lapangan, dan sebagainya ) luasnya 853,625 Ha.

Desa Lokapaksa memiliki jalan sepanjang : 26.671 Km, dengan rincian :

·      Jalan Nasional                              :  -      Km

·      Jalan Provinsi                               :  103 Km

·      Jalan Kabupaten                          :    25 Km

·      Jalan Desa ( Dusun / Banjar )      :  sepanjang 12 km, dengan kondisi rusak

·      Jalan Beton                                  :  -

·      Jalan Tanah                                  :  24 Km



Sumber Daya Alam

Secara Tofografi, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng  merupakan daerah landai dengan ketinggian 0 s/d 1500 meter diatas permukaan   laut, curah hujan relatif sedang (1.550 mm / th )

Sejarah Singkat Desa Lokapaksa



       Sejarah Desa Lokapaksa berawal dari Pembrontakan Kyai Batan Jeruk terhadap kerajaan Gelgel, sehingga Putra raja pada meninggalkan kerajaan untuk menyelematkan diri. Tersebutlah salah satu putra dalem yang bernama I DEWA TIMBUL GUNUNG bersama istrinya  I DEWA AYU MASKUNING di ikuti kurang lebih 200 pengiring dari trah pasek dan arya, beliau menyelamatkan diri ke timur laut sehingga sampai di Desa Manggis yang sekarang menjadi Kecamatan Manggis, Kabupaten Karang Asem.

Tidak lama beliau tinggal disana akhirnya perjalanan dilanjutkan ke barat daya dengan menyisir hutan hingga sampai di Abian Semal kemudian dilanjutkan ke barat daya hingga sampai di Gunung Beluangan, peristirahatan disana juga tidak lama, perjalanan dilanjutkan kearah barat laut hingga sampai di Gunung Batu Karu, dari sanalah I DEWA TIMBUL GUNUNG beserta istrinya dan pengiringnya mendapatkan petunjuk berupa sinar yang dilihatnnya hingga sampai di Busung Magelung yang disebut Busungbiu, Kabupaten Buleleng di daerah ini mulai membangun kehidupan dengan membagi tugas ada yang membuat bangunan ada yang membuka ladang dan persawahan juga dibangun penyawangan sederhana untuk memuja leluhur yang disebut Pura Taman Sari. Selama beliau tinggal disana perkembangan pembangunan sangat pesat dan disanalah pula beliau melahirkan 4 (empat ) Putra yaitu :

1.    I Dewa Sangkan Gunung

2.    I Dewa Manggis

3.    I Dewa Rangga Punia

4.    I Dewa Ayu Busung Magelung

            Kerajaan Gelgel mulai tenang pemberontakan – pemberontakan sudah dapat diatasi, maka I Dewa Timbul Gunung menghadap Dalem  bermaksud melaporkan keberhasilannya di Desa Busungbiu, setelah menghadap Dalem maka disampaikan tempatnya di Desa Busungbiu kurang tepat maka disuruh menuju daerah Lokapaksa sebelah barat Tukad Sudamala yang sekarang disebut tuka Saba, begitu kembali dari menghadap Daelm maka perpindahan menuju Daerha Lokapaksa dengan melalui Batu Lepang Ularan dan sampailah di Lokapaksa di Daerah inilah diawali lahirnya Nama Desa Lokapaksa. Seiring dengan perkembangan jaman terjadilah perubahan sebutan orang – orang dari Desa lain yang mau datang ke desa Lokapaksa menyebut Ka-lapaksa akhirnya menjadi Kalapaksa tetapi itu tidak mendasar yang menjadi tonggak perubahan nama itu adalah nama sandi dari Ki Panji Sakti Raja Buleleng agar sebutan keturunan I DEWA TIMBUL GUNUNG tidak membakai gelar kerajaan (Dalem). Tetapi memakai gelar pragusti akhirnya waktu itu karena kelalaian ini disebutlah Kalapaksa, lama kelamaan terjadilah perubahan dialek dari Kalapaksa menjadi Kalopaksa, perubahan menjadi interen Desa Lokapaksa. Maka para pengelingsir di Desa bersepakat untuk mengembalikan nama desa Kalopaksa menjada Desa Lokapaksa sesuai dengan Babad Satrya Wangsa yang tersimpan di Pamrajan Agung Desa Lokapaksa. 


"Om Swastyastu,
selamat datang di webprofil Desa Lokapaksa,
Semoga webprofil ini dapat memberi manfaat untuk kita semua.
Om Santhi Santhi Santhi Om"

Desa Lokapaksa pada Google Maps


View Larger Map